Jakarta, CNN Indonesia

PTĀ Pertamina Geothermal Energy Tbk menyinggung soal aksi miliarder Elon Musk yang merambah ke bisnis panas bumi.

Direktur Operasi PGE Ahmad Yani menegaskan manfaat geothermal atau panas bumi tidak hanya sekadar untuk listrik. Ia menyebut ada potensi yang lebih besar di luar sana untuk bisa mereka kejar.

“Bahkan, di Amerika saat ini jangan kaget Elon Musk (bos Tesla) mengakuisisi geothermal, tujuannya untuk apa? Untuk bisnis lithium (baterai kendaraan listrik),” kata Yani dalam Media Briefing di Plataran Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/5).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Jadi, ada bisnis lain di luar electricity, inilah kita (Pertamina Geothermal Energy) akan mengarah ke sana,” tegasnya.

Yani menuturkan pemanfaatan energi panas bumi untuk listrik cuma 30 persen. Oleh karena itu, masih ada peluang 70 persen lainnya yang mesti dimanfaatkan PGE.

Ia menegaskan PGE terus memutar otak untuk meningkatkan keekonomian dari bisnis geothermal. Tujuannya, agar bisnis panas bumi ini tetap bisa kompetitif sehingga mereka terus survive dan menjadi lebih baik lagi di masa mendatang.

“Ini bukan hal baru. Kalau kita lihat di dunia untuk saat ini negara yang menghasilkan listrik terbanyak dari geothermal itu Amerika dan nomor dua Indonesia,” jelasnya.

“Tetapi negara yang memanfaatkan geothermal di dunia itu tanpa kita duga China nomor satu di dunia, memanfaatkan energi geothermal,” tambah Yani.

Sebelumnya, Direktur Utama PGE Julfi Hadi mengatakan panas bumi berkembang menjadi energi terbarukan. Bahkan, sumber ini menjadi yang paling potensial untuk mengurangi karbonisasi sektor industri di Indonesia.

Panas bumi juga diklaim bisa menciptakan peluang berkelanjutan dalam transformasi menuju pemanfaatan sumber daya energi yang ramah lingkungan.

[Gambas:Video CNN]

(skt/agt)






Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *